Untuk Kemajuan Masyarakat Sumsel
  Kamis, 09 09 2010   HOME | INDEKS | CARI BERITA

  :: UTAMA

  :: KOTA

  :: SPIRIT SUMSEL

  :: HUKUM

  :: NASIONAL

  :: EKONOMI

  :: SHOWBIZ

  :: OLAHRAGA

  :: PENDIDIKAN

  :: OPINI

  :: PEMILUKADA

  :: MINGGUAN

  :: GESIT

 
T A J U K - P A G I
 
Sistem Hukum
Konflik antara Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai hanya merupakan imbas dari buruknya sistem hukum yang ada di Indonesia. Persoalan hukum yang seharusnya menjadi sorotan utama adalah semakin merajalelanya mafia peradilan. Akan menjadi percuma jika konflik KPK dengan Polri selesai, namun mafia peradilan masih terus berkembang. Pasti supremasi hukum tidak akan terwujud. Dari pengalaman dan penglihatan kita
C E L O T E H
 
+ DPR minta nama-nama dalam rekaman diusut
- Buktike secara hukum bae!!!i>

+ Kalangan DPR tolak usul kenaikan gaji Menteri
- Kalo gaji DPR itu naik pulo, makmano!!!
 
 
 
 

Rabu, 11 November 2009
SFC Yunior Siapkan Kejutan
Sriwijaya Football Club (SFC) akan menjalani laga ujicoba menghadapi SFC U-21 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu (11/11) sore. Meski unggul materi, Keith Kayamba Gumbs dkk enggan jumawa dan menganggap remeh yuniornya.

Dalam laga ini Coach Rahmad Darmawan akan kembali mematangkan kerjasama tim plus mempertajam barisan penyerang. Hal itu wajar mengingat duet penyerang Kayamba dan Rahmat Rivai baru menyumbang satu gol di dua laga awal Indonesia Super League (ISL).

Permasalahan lainnya, kerjasama antara pemain lama dan baru belum begitu padu. Akibatnya pemain lebih sering kehilangan ritme permainan plus lemah dalam finishing touch (penyelesaian akhir).

Pada laga nanti SFC tidak akan diperkuat 10 pemain intinya. Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, Isnan Ali, M Nasuha, Ponaryo Astaman, dan Arif Suyono membela timnas senior di pentas Pra-Piala Asia 2011. Toni Sucipto membela timnas U-23, Anaore Obiora Richard dan Precious belum bergabung, sedangkan Zah Rahan Krangar diserang sakit tipus.

Kondisi SFC U-21 justru sebaliknya. Setelah menahan imbang timnas U-23 dengan skor 1-1, pasukan Kashartadi berjanji tampil habis-habisan pada laga nanti. Mereka memasang target tidak kebobolan lebih dari lima gol. Selain itu, Cesar Kharisma dkk bertekad kembali membobol gawang Hendro Kartiko.

“Target saya maksimal cuma dua gol yang bisa dibuat SFC senior. Kita siap melayani dan menimba ilmu dari senior sebagai bekal menghadapi pertandingan Liga Indonesia U-21. Namun saya yakin kami tidak akan kalah 10-1 seperti di ujicoba pertama,” tutur Kashartadi, Selasa (10/11).

Sementara Coach Rahmad Darmawan mengatakan, akan serius meladeni permainan SFC yunior meski pertandingan ini hanya berlabel ujicoba. SFC tidak memandang kualitas tim yang dihadapi karena setiap pertandingan pasti ada manfaat. Laga ujicoba ini akan menjadi sarana mengukur kerjasama tim serta penerapan taktik dan organisasi menyerang.

“Seluruh pemain akan dimainkan sehingga kami tahu letak kelemahan tim. Rotasi pemain akan saya terapkan karena dari hasil evaluasi melawan Persimuba, masih banyak yang harus diperbaiki,” tegas Pelatih berlisensi A itu. /fer

BACK | HOME