Untuk Kemajuan Masyarakat Sumsel
  Kamis, 09 09 2010   HOME | INDEKS | CARI BERITA

  :: UTAMA

  :: KOTA

  :: SPIRIT SUMSEL

  :: HUKUM

  :: NASIONAL

  :: EKONOMI

  :: SHOWBIZ

  :: OLAHRAGA

  :: PENDIDIKAN

  :: OPINI

  :: PEMILUKADA

  :: MINGGUAN

  :: GESIT

 
T A J U K - P A G I
 
Sistem Hukum
Konflik antara Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai hanya merupakan imbas dari buruknya sistem hukum yang ada di Indonesia. Persoalan hukum yang seharusnya menjadi sorotan utama adalah semakin merajalelanya mafia peradilan. Akan menjadi percuma jika konflik KPK dengan Polri selesai, namun mafia peradilan masih terus berkembang. Pasti supremasi hukum tidak akan terwujud. Dari pengalaman dan penglihatan kita
C E L O T E H
 
+ DPR minta nama-nama dalam rekaman diusut
- Buktike secara hukum bae!!!i>

+ Kalangan DPR tolak usul kenaikan gaji Menteri
- Kalo gaji DPR itu naik pulo, makmano!!!
 
 
 
 

Rabu, 11 November 2009
KONI Sumsel Pindah Gedung
Palembang, BP

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel mulai Desember mendatang akan menempati kantor baru, yakni Gedung Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel yang lokasinya berdekatan dengan Stadion Bumi Sriwijaya.

Sekretaris Umum KONI Sumsel Hanan Zulkarnain mengatakan, kepindahan sekretariat ini berdasarkan anjuran Gubernur Sumsel Alex Noerdin guna menunjang peran Sumsel sebagai tuan rumah delapan cabang olahraga (cabor) pada SEA Games XXVI tahun 2011 mendatang.

“Sebagai tuan rumah beberapa cabor di SEA Games nantinya, KONI Sumsel butuh gedung yang lebih representatif dan strategis,” kata Hanan, Selasa (10/11).

Gedung yang sampai kini masih digunakan KONI Sumsel dipandang kurang memenuhi kebutuhan KONI Sumsel untuk menjadi tuan rumah SEA Games. Selain letaknya kurang strategis, tempat parkir yang tersedia tergolong sempit.

“Gedung ini sebenarnya sudah bagus karena ada di tengah kota, tapi tempat parkir yang sempit dikhawatirkan akan menjadi masalah. Selain itu, Gubernur Sumsel juga menginginkan gedung KONI mudah dijangkau dan berada di sekitar komplek gedung-gedung pemerintah untuk mempermudah koordinasi,” jelas Hanan.

Sebagai gantinya, Gubernur Sumsel menempatkan Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel di Gedung KONI lama. Hanan berharap, perpindahan dapat dilakukan secepatnya mengingat proses kepindahan memakan waktu cukup lama. Padahal KONI Sumsel memiliki agenda kegiatan cukup padat.

“Semoga pertengahan November ini gedung itu sudah dapat ditempati. Sebelumnya, gedung yang ditempati KONI saat ini memang adalah Gedung Dinas Pertambangan dan Energi, sedangkan Gedung Dinas Pertambangan dan Energi saat ini, dahulu merupakan gedung Panitia Besar PON 2004,” lanjutnya.

Meski Gedung KONI Sumsel yang saat ini masih ditempati baru direnovasi dengan dana Rp100 juta, KONI Sumsel tidak mempermasalahkannya. “Pengurus KONI baru saja melakukan banyak perbaikan, namun hal yang sama juga dilakukan di Gedung Dinas Pertambangan. Jadi kami harap gedung itu nantinya sudah siap pakai tanpa harus perbaikan lagi,” tuntasnya. /umu

BACK | HOME