|
|
| |
| Senin, 29 Juni 2009 | | Ratusan Surat Suara Rusak | Muaraenim, BP
Hasil sortiran surat suara yang akan digunakan dalam pemilihan presiden (pilpres) Juli 2009 mendatang, ditemukan sebanyak 300 surat suara dinyatakan rusak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muaraenim.
Sebagian besar surat suara yang rusak tersebut dikarenakan adanya noda hitam, sobek serta tidak sesuainya letak garis pemotongan.
Kendati demikan, jumlah surat suara yang tersisa tidak akan menghambat proses pelaksanaan pilpres di Muaraenim.
Ketua Pokja Logistik KPU Muaraenim Suprayitno, Minggu (28/6), mengatakan, terus melakukan penyortiran dan sesegera mungkin pendistribusian akan mulai dilakukan.
”Jumlahnya belum terlalu banyak. Selain itu, pada saat akhir penyortiran barulah akan kita kirimkan berita acara ke provinsi dan pusat. Kalau memang nantinya diperlukan, barulah surat suara tambahan kita minta ditambah untuk menutupi kekurangan yang ada,” katanya.
Menurut Suprayitno, saat ini logistik pemilu belum seluruhnya telah diterima KPU Muaraenim. Untuk saat ini baru kertas suara, tinta, sedangkan logistik lainnya masih menunggu.
Sebanyak 152 kotak kertas suara masing-masing berisi dua ribu kertas suara, dua kotak (daftar pemilih tetap) DPT yang berjumlah 1.261 lembar ditambah satu kotak cadangan yang berisi seribu kertas suara serta tujuh box tinta dari KPU pusat.
Mengenai proses pendistribusian surat suara tersebut, Ketua KPU Muaraenim M Farijal Akmal menegaskan, masih tetap melakukan mekanisme seperti yang telah dilakukan dalam pelaksanaan pilgub dan pilbup lalu.
”Dalam pendistribusian tersebut kata akan lebih diprioritaskan dan didahulukan kecamatan yang paling jauh lokasinya serta banyak TPSnya contohnya, Kecamatan Muara Belida, Penungkal, Penungkal Abab, SDU dan SDT,” kata Farijal.
Untuk pengamanan dalam pendistrubusian surat suara sendiri, lanjut Farijal, masih akan berkoordinasi dengan pihak pengamanan dari Polres Muaraenim.
”Kita Pastikan H-3 logistik pemilu pilpres untuk pilpres nanti telah ada di tingkat PPK. Dan H-1 telah ada di tingkat PPS,” kata dia. /nur |
BACK | HOME |
|
| |
|