Untuk Kemajuan Masyarakat Sumsel
  Kamis, 09 09 2010   HOME | INDEKS | CARI BERITA

  :: UTAMA

  :: KOTA

  :: SPIRIT SUMSEL

  :: HUKUM

  :: NASIONAL

  :: EKONOMI

  :: SHOWBIZ

  :: OLAHRAGA

  :: PENDIDIKAN

  :: OPINI

  :: PEMILUKADA

  :: MINGGUAN

  :: GESIT

 
T A J U K - P A G I
 
Sistem Hukum
Konflik antara Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dinilai hanya merupakan imbas dari buruknya sistem hukum yang ada di Indonesia. Persoalan hukum yang seharusnya menjadi sorotan utama adalah semakin merajalelanya mafia peradilan. Akan menjadi percuma jika konflik KPK dengan Polri selesai, namun mafia peradilan masih terus berkembang. Pasti supremasi hukum tidak akan terwujud. Dari pengalaman dan penglihatan kita
C E L O T E H
 
+ DPR minta nama-nama dalam rekaman diusut
- Buktike secara hukum bae!!!i>

+ Kalangan DPR tolak usul kenaikan gaji Menteri
- Kalo gaji DPR itu naik pulo, makmano!!!
 
 
 
 

Senin, 06 April 2009
Atribut Parpol Masih Marak
Pagaralam, BP

Hari pertama masa tenang atribut partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) masih marak di jalan-jalan protokol dan perkampungan di Kota Pagaralam.

Ironisnya, atribut parpol dan gambar caleg terpasang di pusat keramaian seperti di Simpang Tela Biru, Jalan Gunung, Jalan Kombes H Umar, Jalan Perintis, dan berbagai perempatan yang ada di Kota Pagaralam.

Andi Chandra (29), warga Jalan Kombes H Umar, Kelurahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam mengatakan, seharusnya parpol peserta pemilu dan caleg kometmen mentaati peraturan.

Ketua Panwaslu Kota Pagaralam Ediansyah Hasan mengatakan, segera melakukan penertiban dengan menurunkan dan membersihkan secara paksa atribu parpol dan caleg yang masih terpasang.

Masih maraknya atribut parpol dan gambar caleg baik di jalan maupun di depan sekretariat partai. Mumaidi SS, salah satu anggota Panwaslu OKUT menegaskan sekretariat partai harus bersih dari atribut. “Kami akan melakukan rapat pleno dulu mengenai pelanggaran itu,” ujarnya.

Sementara itu, panwaslu Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan sweeping keliling Kota Kayuagung. Mereka melakukan pembersihan sejumlah atribut parpol.

“Sebetulnya ini merupakan pelanggaran. Panwaslu sangat menyesalkan tindakan sejumlah partai yang tidak membersihkan alat kampanye mereka padahal sudah memasuki minggu tenang,’’ ujar Herman SH, Ketua Panwaslu OKI. /ros/hen/mas/dar

BACK | HOME